Setelah 12 Tahun

Bismillah,

Jadi beberapa hari yang lalu ada yang woro-woro di whatsapp grup #1minggu1cerita kalau tanggal 27 Oktober ini adalah hari blogger nasional. Whoo.

Saya ga ngerasa pantas sih dibilang blogger karena isi blog ini kebanyakan ngalor ngidul plus recehan-recehan yang bisa sambil dibawa lalu aja, haha. Tapi mau ga mau jadi kepikiran, sudah berapa tahun ya saya mulai nulis online diary ini? Apa bedanya ya waktu saya pertama kali mulai nulis blog dengan sekarang? Tulisan-tulisan saya sih masih tetap recehan, tapi paling ngga, ada ga ya yang menuju arah yang lebih baik? #ciyeee

Blog pertama – dan seterusnya

Tadinya saya pikir blog pertama saya itu di blogspot, tapi setelah diingat-ingat lagi, ternyata blog pertama saya itu justru di Friendster! Seingat saya, Friendster mulai menjamur itu sekitar tahun 2004/2005. Waktu saya masih di ITB awal tahun 2005, saya pun mulai mencoba fitur blog di Friendster. Entah apa yang saya tulis waktu itu (dan karena Friendster sekarang sudah hilang, jadi yah), tapi rasanya hal-hal yang mundane dan again, recehan, hahaha.

Setelah saya pindah ke Singapura, internet 24/7 di asrama pun menjerumuskan saya lebih dalam ke dunia blog, hahaha. Banyak mahasiswa Indo di NTU yang punya blog dan waktu itu saya pun pindah ke blogspot. Saya masih ingat URLnya, tapi somehow ga bisa diakses lagi sekarang, entah kenapa :/. Waktu baru pindahan ke blogspot itu, astaga centilnya bukan main. Saya cari template blog yang warna warni buat di install, belum lagi ditambah media player. Trus ditambah lagi blogroll sama chat box. Manalah kepikiran soal load optimization waktu itu – yang penting blog saya colourful dan ngejreng. #tutupmukamalu

Saya sempat mencoba-coba layanan blog lain termasuk blogdrive dan blogsome. Lumayan lama juga pindah-pindah domain ini. Sampai akhirnya sekitar awal 2007, saya pindah ke wordpress sampai sekarang.

Oh ya, saya juga punya blog lain yang masih saya urus sesekali di Livejournal. Mostly buat fangirling, jadi ga akan pernah saya bahas publicly :p

Teman via blog

Buat manusia introvert seperti saya, cari teman itu susah. Makanya dulu ga pernah kebayang bisa ketemu teman via blog. Bermula dari iseng baca blog si anu karena nemu dari blog nya orang, lalu liat isinya menarik dan suka gaya tulisnya, akhirnya komen-komen geje. Komen pun berbalas, saling kunjung mengunjungi blog. Ga lama kemudian masuk blogroll masing-masing (RSS feeder belum populer jaman itu, haha).

Salah satu teman yang ketemu via blog itu adalah Puty. Waktu baru awal-awal baca blog Puty sekitar tahun 2006, langsung suka banget sama cara Puty bercerita. Komen-komen seadanya, nge add di Friendster dan akhirnya Facebook. Sempat beberapa kali mau ketemu karena domisili sama-sama di Bekasi, tapi sampai sekarang belum pernah kejadian hiks. Sekarang Puty udah jadi penulis dan ilustrator terkenal, makin susah kayaknya ketemuan :’D Tapi semoga ada jodoh deh insya Allah.

Ada juga junior SMU yang sebelumnya ga pernah ketemu muka – trus entah bagaimana bisa ketemuan via blog dan eventually jadi teman ngobrol via Y!M dan berlanjut jadi pre-wedding photographer kami. Hello, Ramda!

Dokumentasi kehidupan

Ciyeee bahasanya lah.

It’s true though. Change is the only constant. Dan terima kasih untuk blog-blog saya yang sudah menemani selama 12 tahun, saya jadi punya memori bagaimana seorang Fanny 12 tahun yang lalu dibandingkan dengan yang sekarang. Fanny yang waktu jaman kuliah nulisnya penuh dengan emosi dan kadang-kadang lebay (kadang-kadang?). Fanny yang nulis recehan sereceh-recehnya termasuk waktu berhasil bikin tahu isi. Sampai Fanny yang nulis catatan kehamilan dan cerita lahiran anak – sekaligus perjalanan pindahan dari belahan Asia ke benua Eropa.

Have I changed for good? I don’t know. But it’s comforting to know that even though I am now a mom and a wife, I am still the same old Fanny. I am still writing with my emotions (although it’s now being toned down drastically). I am still writing silly thoughts and short stories. And I am still a hopelessly nostalgic person.

Moving forward

Apakah saya akan terus ngeblog bahkan nanti sampai punya cucu? Who knows. Mungkin masih – mungkin juga tidak. Mungkin nanti saya akan terlalu sibuk dengan anak-anak yang beranjak usia sekolah dan remaja. Atau mungkin saya akan lebih banyak punya waktu luang karena mereka sudah tidak butuh full attention sebanyak sekarang.

Apakah isi blog ini akan tetap mostly recehan? Kalau itu sih sangat mungkin, haha. Saya tidak punya niche, bukan juga blogger professional, jadi ya recehan-recehan akan masih banyak bertebaran di sini :))

Kedepannya, saya ingin berbenah blog ini. Mungkin pindah ke self-host supaya lebih bisa dimanage. Tidak akan install plugin-plugin yang super wah karena yah buat apa :)) Been there, done that. Pengen juga ngerombak tags dan categories karena ngga tahan liat berantakannya categorization buat content-content disini.

Yang jelas, saya juga ingin blog ini berguna buat orang yang membacanya – mungkin ada orang yang lagi pengen baca short stories disini yang super random, atau mungkin ada yang mau baca curcol ga jelas seorang working mom sekedar supaya ngerasa that you are not alone. Siapapun itu – semoga ada manfaat yang bisa diambil dari blog ini.

Selamat hari blogger nasional!

Penulis recehan,
92c4a39ccb411b660632f537ac085077

4 comments Add yours

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *