Hujan Berkah di Mesjid

Bismillah,

Ini cerita dari musim panas kemarin. Karena waktu Maghrib bergeser ke jam 8 malam, Suami alhamdulillah jadi lebih mudah untuk shalat Maghrib di mesjid dekat rumah. Sepulang kantor dan istirahat sejenak, beliau berangkat ke mesjid.

Anak-anak? Selalu dibawa 🙂

Saya dan suami punya pendapat, bawa anak ke mesjid bukan semata-mata untuk mengajarkan shalat berjamaah – tapi juga untuk membangun cinta dan kenangan mereka dengan mesjid.

Waktu kecil, saya jarang ke mesjid selain untuk shalat tarawih di bulan puasa. Tapi kenangan saya dengan mesjid sangat kuat. Memang bukan tentang kenangan beribadahnya, tapi kenangan datang dengan teman, hehe. But still, I love the feeling of being in the mosque.

Dan itu juga yang saya ingin anak-anak saya punya – hopefully more. Sekarang mungkin mesjid buat mereka hanya sekedar tempat main, but hopefully growing up, they will see that a mosque is so much more than just a place to meet friends and play.

Di mesjid Indonesia di Berlin, silaturahmi nya juga luar biasa terasa. Mulai dari kegiatan belajar bersama untuk para calon mahasiswa, pengajian Indonesia, sampai kegiatan iqra untuk anak-anak usia sekolah dasar. Z loves going to the class and he’s been progressing well with his iqra.

Mesjid adalah rumah Allah. Dan di rumah Allah, selalu ada ketenangan yang tidak bisa didapatkan di tempat lain. Mungkin saya sedang melakonlis (karena di luar juga sedang hujan, haha), tapi saat sujud di mesjid dan menumpahkan segala permasalahan pada Allah, rasanya bak diguyur air dingin dan hati yang tadinya resah jadi lebih tenang.

Put God first and He will sort out your problems.

Tapi soal membawa anak-anak ke mesjid – apakah mudah?

Buat Z dan M, susah-susah gampang. Z sudah bisa duduk tenang atau ikut gerakan shalat, tapi M yang super clingy lebih prefer buat ditemani di mesjid. Kalau ditinggal shalat bisa nangis parah doh. Ga apa-apa sih, pelan-pelan insya Allah juga bisa.

Kedepannya, pengennya sih anak-anak sendiri yang inisiatif buat ngajak ke mesjid buat shalat berjamaah. Dan semoga dengan makin seringnya mereka ke mesjid, hati mereka juga selalu dekat dengan rumah Allah.

Kangen mesjid di kampung halaman :’) ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *